Postingan

Adanya kekerasan terhadap murid di sekolah

Adanya kekerasan terhadap murid di sekolah Salah satu wilayah yang menjadi sorotan perlindungan anak adalah lingkungan sekolah. Memang belum banyak kajian komprehensif tentang praktek tindak kekerasan di sekolah. Tetapi kenyataan yang muncul terutama di media massa banyak kasus kekerasan terjadi terhadap anak di sekolah. Kekerasan terhadap anak adalah semua bentuk perlakuan salah secara fisik, atau emosional, penganiayaan seksual, penelantaran, atau lainnya yang mengakibatkan gangguan nyata ataupun potensial terhadap perkembangan, kesehatan, dan kelangsungan hidup anak ataupun terhadap martabatnya dalam konteks hubungan yang bertanggungjawab, kepercayaan, atau kekuasaan. Kekerasan di sekolah dapat dilakukan oleh siapa saja, dari kepala sekolah, guru, Pembina sekolah, ataupun antar siswa. Kekerasan pada siswa belakangan ini terjadi dengan mendisiplinkan siswa. Bentuk-bentuk kekerasan yang dilakukan kepala sekolah, guru, Pembina sekolah, antara lain memukul dengan tangan kosong...

Peran tenaga pendidik dalam menghadapi kasus bullying

Peran tenaga pendidik dalam menghadapi kasus bullying Maraknya   kasus-kasus   kekerasan   yang   terjadi   pada   anak-anak   usia   sekolah   saat   ini sangat   memprihatinkan   bagi   pendidik,   orang   tua   dan   masyarakat. Sekolah   yang seharusnya menjadi tempat bagi anak untuk menimba ilmu serta membantu membentuk karakter pribadi yang positif ternyata malah menjadi tempat tumbuhnya praktek-praktek bullying. Kekerasan   di   institusi   pendidikan   bisa   dilakukan   oleh   siapa   saja,   baik   antar teman, antar siswa, antar geng di sekolah, kakak kelas, bahkan   guru. Lokasi kejadiannya mulai dari ruang kelas, toilet, kantin, halaman, pintu gerbang, bahkan di luar pagar sekolah. Akibatnya, sekolah   bukan   lagi   tempat   yang   menyenangkan   bagi   siswa,   tetapi   justru ...

Lembaga Pendidikan Keluarga

Lembaga Pendidikan Keluarga Lingkungan keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang pertama, karena dalam keluarga inilah anak pertama-tama mendapatkan didikan dan bimbingan. Juga dikatakan lingkungan yang utama, karena sebagian besar dari kehidupan anak adalah di dalam keluarga, sehingga pendidikan yang paling banyak yang di terima oleh anak adalah dalam keluarga. Tugas utama dari keluarga bagi pendidikan anak ialah sebagai peletak dasar bagi pendidikan akhlak dan pandangan hidup keagamaan. Sifat dan tabiat anak sebagian besar diambil dari kedua orang tuanya dan dari anggota keluarga lain. Anak yang lahir dari perkawinan ini adalah anak yang sah dan menjadi hak tanggung jawab kedua orang tuanya memelihara dan mendidiknya, dengan sebaik-baiknya. Kewajiban kedua orang tua mendidik anak ini terus berlanjut sampai ia dikawinkan atau dapat berdiri sendiri. Dengan demikian terlihat betapa besar tanggung jawab orang tua terhadap anak. Bagi seorang anak, keluarga merupakan perseku...

Ujian nasional untuk siapa

Ujian nasional untuk siapa Sebenarnya, pelaksanaan ujian nasional itu untuk siapa? Kalau kita menyadari nahwa pelaksanaan UN untuk para peserta didik kita yang besekolah di jenjang SMP/SMA/SMK atau jenjang sederajat lainnya, maka kita harus memfokuskan diri untuk keadilan dan kenyamanan para peserta didik itu. Jangan sampai mereka menjadi stres dan kehilangan kepercayaan diri hanya karena kebijakan pemerintah yang salah. Sebab seringkali kebijakan pemerintah itu tidak membumi, dan hanya mengorbankan nasib para peserta didik kita. Berita-berita di media tentang UN sudah jelas-jelas memberitakan ketidakadilan itu. Tetapi, lagi-lagi pemerintah seperti orang buta,bisu, dan tuli. Susah untuk diajak berdialog, dan mau menang sendiri. Seolah-olah para peserta didik hanya diminta untuk menjadi objek penderita, dan harus melaksanakan apa yang sudah menjadi kebijakan pemerintah. UN memang tetap diperlukan sebagai sebuah usaha dalam memberikan tes atau ujian bagi para peserta didik dalam...

Tenaga Pengajar di Daerah Terpencil

Tenaga Pengajar di Daerah Terpencil Tenaga pengajar di Indonesia bisa dikatakan menjadi salah satu masalah yang belum bisa di selesaikan oleh pemerintah. Mulai dari kurangnya keterampilan seorang tenaga pengajar sampai kurangnya jumlah tenaga pengajar di Indonesia menjadi pokok bahasan yang sangat hangat di media ahir-akhir ini. Terlebih lagi tenaga pengajar di daerah-daerah terpencil atau pelosok. Kekurangan keterampilan dan jumlah tenaga pengajar ini di khawatirkan akan menghambat perkembangan pendidikan di Indonesia itu sendiri. Fenomena Kekurangan tenaga pengajar di daerah terpencil ini pun bukan baru-baru ini saja di ekspos di media, akan tetapi sudah sejak lama. Sebenarnya banyak hal yang menyebabkan kurangnya tenaga pengajar di daerah terpencil. Seperti salah satu contoh penyebabnya adalah kurangnya fasilitas di daerah terpencil tersebut lalu kurangnya apresiasi bagi para tenaga pengajar yang mengajar di daerah terpencil tersebut selanjutnya bisa dikarenakan biaya hidup d...